Jika mendengar nama Raja Ampat pasti sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Raja Ampat dengan sejuta keindahannya selalu membuat takjub setiap orang yang berkunjung kesana. Berada di sebelah barat laut Pulau Papua, tepatnya di kota Sorong, tempat ini selalu menjadi pilihan para pecinta diving sejak tahun 2000-an. Meski tempat wisata Raja Ampat tergolong mahal, namun pada tahun 2015 ada sekitar 6.000 wisatawan lokal dan 15.000 wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Raja Ampat.


Tak heran jika Raja Ampat mampu menarik perhatian banyak wisatawan lokal maupun mancanegara, karena Raja Ampat merupakan tempat wisata yang memiliki biota laut paling beragam di dunia. Kali ini Kami akan mengulas lebih lanjut, mengenai wisata di Raja Ampat, yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini!


"Hutan Amazon" bawah air


Jika Hutan Amazon memiliki spesies hewan darat terbanyak di dunia, maka Raja Ampat bisa dinyatakan sebagai "Hutan Amazon" Bawah Laut. Dinyatakan bahwa di perairan Raja Ampat terdapat lebih dari 540 jenis karang keras. Karang keras ini menutupi 75% dari total spesies karang di dunia. Selain itu juga terdapat lebih dari 13 jenis jenis endemik, 1.070 jenis ikan karang, 60 jenis lobster air tawar, 699 jenis hewan lunak (moluska) yang terdiri dari; 530 siput (Gastropoda), 159 kerang (bivalvia), 2 Scaphopoda, 5 cumi-cumi (Cephalopoda), dan 3 Kiton.


Hingga saat ini, belum ada tempat dengan luas yang sama yang memiliki keanekaragaman hayati laut sebesar ini selain Raja Ampat. Tempat ini juga memiliki pantai berpasir putih, gugusan pulau-pulau indah, dan flora unik seperti surga merah, aneka burung beo dan kakatua, kuskus waigeo, dan berbagai jenis anggrek.


Asal Usul Nama Raja Ampat


Dalam bahasa Indonesia, Raja Ampat berarti "Empat Raja", yaitu empat raja yang menguasai daerah. Asal mula nama Raja Ampat menurut mitos lokal berasal dari seorang wanita yang menemukan tujuh butir telur. Empat dari mereka menetas menjadi empat pangeran yang terpisah dan masing-masing menjadi raja penguasa Waigeo, Salawati, Misool Timur, dan Misool Barat. Sedangkan tiga telur lainnya menjadi hantu, wanita, dan batu.


Kehadiran empat raja yang masing-masing memerintah di empat wilayah tersebut memunculkan nama Raja Ampat atau yang berarti Empat Raja. Mitos tentang asal usul nama Raja Ampat ini juga memunculkan pesona tersendiri sebagai ciri khas Raja Ampat.


Raja Ampat Tidak Sengaja Ditemukan


Keindahan biota laut yang beragam ini ditemukan secara tidak sengaja sejak tahun 1990. Keindahan Raja Ampat ditemukan ketika seorang penyelam asal Belanda Max Ammer mengunjungi kawasan ini, dengan tujuan awal untuk menemukan keberadaan pesawat dan kapal yang digunakan dalam Perang Dunia II.


Terpesona dengan keanekaragaman biota Raja Ampat, maka Max mengundang pakar perikanan dari Australia, Gerry Allen untuk mensurvei tempat ini. Setelah dilakukan pencarian, beberapa file peninggalan Perang Dunia II juga ditemukan di dasar laut Raja Ampat. Jadi, bisa dikatakan Raja Ampat tidak hanya kaya akan biota laut, tetapi juga kaya akan kekayaan sejarah.


Terumbu karang terindah ada di Raja Ampat


Jika anda sedang berpikir untuk mencari tempat yang memiliki terumbu karang yang indah, maka Raja Ampat adalah jawaban yang tepat. Raja Ampat bisa dikatakan surganya terumbu karang. Beberapa kawasan terumbu karang masih dalam kondisi sangat baik dengan persentase tutupan karang hidup hampir 90%. Terumbu karang di Raja Ampat umumnya merupakan terumbu karang tepi dengan kontur landai hingga curam.


Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Raja Ampat untuk sekedar menikmati pemandangan alam, namun tidak bisa menyelam atau merasa takut untuk menyelam, terumbu karang juga bisa menjadi pilihan untuk dinikmati. Salah satu terumbu karang yang ada di desa Saondarek ini Anda bisa menikmati keindahan terumbu karang saat air surut. Anda juga bisa menikmati indahnya hamparan terumbu karang yang masih bisa hidup meski berada di udara terbuka dan terkena sinar matahari langsung. Inilah salah satu pilihan yang bisa dinikmati wisatawan yang tidak ingin menyelam ke dasar laut.


Situs Menyelam Terbaik di Dunia


Terkenal dengan biota lautnya yang beragam, tentunya menjadi daya tarik tersendiri untuk menyelam di Raja Ampat. Tempat wisata ini memiliki beberapa spot diving yang terkenal, seperti Manta Point, Mike's Point, Sardine Reef, dan Shark Point. Masing-masing memiliki keistimewaannya sendiri. Misalnya di Manta point anda akan dengan mudah bisa menemukan ikan manta dengan diameter 9 meter hilir mudik di sekitar anda. Jika Anda ingin menyelam di Sardine Reef, Anda akan menyelam dengan dikelilingi oleh ribuan ikan. Terkadang merupakan kumpulan ikan tuna, trevallies raksasa, dan kakap. Namun yang mencekam adalah jika kita dikelilingi oleh sekumpulan ikan barakuda, padahal sebenarnya relatif tidak berbahaya.


Raja Ampat yang terdiri dari banyak pulau dan selat sempit membuat sebagian besar lokasi penyelaman memiliki arus yang kuat pada waktu tertentu. Hal ini juga memungkinkan Anda untuk melakukan drift dive, menyelam sambil mengikuti arus yang kuat dengan air yang jernih sambil menerobos gerombolan ikan. Terlebih lagi, masih banyak situs terumbu karang yang belum pernah tersentuh. Sehingga bisa dipastikan akan mendapatkan pengalaman wisata yang tidak akan terlupakan saat berkunjung ke Raja Ampat.

Itulah beberapa hal yang membuat Raja Ampat begitu terkenal di berbagai dunia.